Laman

Sabtu, 09 Maret 2013

Kisah Kunang-Kunang

"CAHAYA KUNANG-KUNANG"

for my lovely twins: Kartika Teti




Aku telah salah jalan,
ku masuki lorong yang gelap,
aku putus asa,
dingin yang menusuk seluruh ragaku...

saat kemudian aku hampir jatuh,
ku dengar suara-suara memanggilku,
menarik lenganku,
memintaku untuk lekas pergi dari situ...

saat kemudian aku bangkit,
dan memutuskan untuk beranjak,
kulihat seberkas cahaya samar-samar,
muncul dari dalam kegelapan...

cahaya samar-samar,
yang terasa begitu hangat,
sebuah senyuman dan pelukan,
bagai mentari pagi...

cahaya samar-samar,
kadang redup dan menghilang,
namun ia muncul lagi,
saat kuberniat untuk pergi...

aku bimbang,
ingin pergi tapi tak rela,
ingin bertahan tapi tak mampu...
aku hanya bisa percaya,
pada cahaya kunang-kunang...

 

 

Farewell

kemarin, cahayamu membuatku buta,
hilang akal, hilang naluri.
kemarin, aku lebih senang tersesat di lorong itu, bersamamu, walau tak selalu kau beri aku cahaya kecilmu.
sekarang, aku di sini, meninggalkan tempat itu, dan dirimu.
sekarang, senyumku kembali, bersama teman2 yang selalu meneriaki, memberi semangat.
kunang-kunang, mungkin aku tak kan kembali, yah, tak kan pernah.

dan ku tau, kau pun tak kan menemuiku lagi.
ku harap kau pun dapat menemukan tempat yang layak untukmu.,
Sayonara. . . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar